Ant-Man And The Wasp: Quantumania, Yuk Simak Review Filmnya!


Warning: Undefined array key "tie_hide_meta" in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Film Ant-Man And The Wasp: Quantumania sudah mulai tayang di bioskop sejak hari ini, Rabu (15/2).

Disutradarai oleh Peyton Reed, film ini membuka pintu ke Fase 5 Marvel Cinematic Universe (MCU).

Film ini masih menampilkan kisah petualangan Paul Rudd sebagai Scott Lang atau Ant-Man dan Evangeline Lilly sebagai Hope or the Wasp.

Selain itu, film ini juga dibintangi Jonathan Majors (Kang The Conqueror), Kathryn Newton (Cassie), Michelle Pfeiffer (Janet van Dyne) dan Michael Douglas (Hank).

Sesuai dengan judul Quantumania, film tentu saja menayangkan tontonan mengenai bagaimana bentuk dan isi dari dunia Quantum.

Quantum menjadi sebuah tempat yang berada di luar garis waktu semesta.

Dunia Quantum yang digambarkan lewat film ini sangat menarik karena penuh dengan warna-warni.

Ada banyak sekali flora dan fauna yang unik dengan keragaman bentuk serta kemampuan.

Lang sempat bertemu dengan mahkluk aneh bersinar mirip matahari dan memiliki tentakel serupa gurita.

Tak hanya itu, Lang bahkan sempat dikejar-kejar oleh mahkluk raksasa berwarna biru yang mirip dengan ulat kaki seribu.

Salah satu fauna unik lainnya dalam film ini adalah hewan menyerupai ikan pari terbang dan berwarna merah gelap.

Ikan pari yang bisa terbang itu lantas jadi kendaraan Janet, Hank serta Hope ketika mencari keberadaan Lang dan Cassie.

Berbicara soal pemukiman di luar angkasa, film ini juga menampilkan penampakan kota modern dan canggih.

Kendaraan hingga bangunan dengan berbagai bentuk aneh juga banyak muncul di film ini.

Salah satu yang menarik perhatian adalah bangunan rumah kediaman para pejuang kemerdekaan dunia Quantum yang ternyata hidup dan bisa bergerak serta jadi kendaraan.

Selain itu, penampilan penduduk Quantum dengan beragam bentuk dan kostum juga jadi pemandangan yang menarik di film ini.

Penampilan sejumlah penduduk yang cukup jadi sorotan di film ini di antaranya sosok mirip jelly, kemudian robot berkepala mesin tenaga surya, mahkluk berkepala mirip sayur brokoli, dan lainnya.

Tak berhenti sampai di situ, film ini juga menampilkan sejumlah makanan dengan bentuk yang tak biasa.

Salah satu kuliner aneh yang muncul di film ini adalah minuman berisi cairan biru serta mahkluk kecil mirip gurita kecil yang masih hidup.

Baca Juga :  Kabar Seto Nurdiyantoro Yang Bakal Mundur Usai PSS Sleman Telan 4 Kali Kekalahan

Bill Murray yang membintangi sosok Lord Krylar lantas terlihat sempat meminum minuman aneh berisi gurita mini tersebut.

Ada juga jus warna merah yang ternyata bisa membuat peminumnya jadi mengerti bahasa penduduk di dunia Quantum.

Alur cerita film ini lantas fokus pada sosok penjahat super bernama Kang The Conqueror.

Julukan ‘Penakluk’ ternyata tidak sembarangan disematkan kepada sosok Kang.

Kang menjadi sosok superior yang ternyata telah mengarungi alam semesta dan menghancurkan berbagai jenis planet.

Kang lantas terjebak di dunia Quantum karena suatu alasan tertentu dan tak bisa keluar karena baterai yang jadi sumber daya pesawatnya rusak.

Sementara itu, keberadaan Kang di dunia Quantum justru jadi momok bagi penduduk di sana.

Banyak penduduk yang kehilangan tempat tinggal, kehilangan keluarga, serta dipaksa bekerja untuk Kang.

Siapa sangka keberadaan Lang dan keluarga ternyata malah memicu perang revolusi di dunia Quantum.

Padahal, Ant-Man dan keluarganya juga tidak sengaja masuk dan terjebak di dunia Quantum.

Pertempuran antara para pejuang kemerdekaan dengan pasukan Kang juga terlihat sangat dahsyat.

Salah satu adegan peperangan yang cukup mencuri perhatian di film ini adalah kemunculan semut-semut peliharaan Hank.

Hank tak menyangka semut-semut peliharaannya yang ikut terhisap ke dunia Quantum ternyata sudah membangun peradaban canggih di sana.

Semut-semut tersebut lantas ikut membantu penduduk Quantum dalam perang kemerdekaan melawan Kang dan pasukannya.

Bahkan, Kang juga sempat kewalahan ketika diserang oleh jutaan semut tersebut.

Jonathan Majors mampu memerankan sosok Kang dengan sangat bagus dalam film ini.

Majors sukses menggambarkan sosok Kang yang kejam, cerdas dan tak punya hati.

Lalu, film ini juga menampilkan alur cerita yang dibalut dengan komedi.

Salah satu komedi yang menarik dalam film ini ketika Scott Lang yang ingin membeli kopi dan malah dikira warga bumi sebagai sosok Spider-Man.

Secara garis besar, film ini menjadi tontonan yang sangat menarik karena menampilkan visual yang keren dari dunia Quantum.

Selain itu, film ini juga terbilang cukup ramah untuk jadi tontonan bersama keluarga.