Christian Atsu Menjadi Salah Satu Dari Ribuan Korban Gempa Turki Yang Meninggal


Warning: Undefined array key "tie_hide_meta" in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Pesepakbola Ghana Christian Atsu dinyatakan meninggal pada Sabtu (18 Februari 2023) setelah jenazahnya ditemukan di reruntuhan bangunan gempa di Turki.

Agen pesepakbola tersebut melaporkan bahwa Christian Atu telah meninggal hampir dua minggu setelah gempa dahsyat yang mengguncang Turki dan Suriah.

“Dengan hati terberat saya harus mengumumkan kepada semua simpatisan bahwa sayangnya tubuh Christian Atsu telah ditemukan pagi ini,” cuit agen Chritian Atsu, Nana Sechere.

“Belasungkawa terdalam saya pergi ke keluarganya dan orang-orang terkasih.”

Jenazah pemain klub Hatayspor ditemukan dari bawah reruntuhan bangunan yang hancur di Antakya, saluran berita Turki TRT Haber melaporkan pada Sabtu.

Jenazah Chritian Atsu akan dikirim ke Ghana, menurut pernyataan klubnya Hatayaspor di Twitter.

“Assalamu’alaikum. Tidak ada kata-kata untuk menggambarkan kesedihan kami,” tambah pernyataan klub itu.

Christian Atsu hilang setelah gempa Turki berkekuatan (M) 7,8 pada 6 Februari, menewaskan sedikitnya 45.513 orang, dengan sedikitnya 39.672 orang meninggal di Turki, menurut angka terakhir yang diberikan oleh Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu.

Segera setelah itu, ada kebingungan karena laporan dari Turki awalnya mengatakan bahwa Christian Atsu telah ditemukan dan berada di rumah sakit, tetapi pada 8 Februari, Sechere mencuit bahwa terungkap, bertentangan dengan laporan, bahwa Christian Atsu masih hilang.

Sebelum bergabung dengan Hatayspor tahun lalu, Christian Atsu pernah bermain di Liga Pro Saudi untuk Al Raed FC. Dia juga pernah bermain beberapa klub Inggris, termasuk Chelsea, Everton, Bournemouth dan Newcastle.

Di Newcastle United, Christian Atsu bermain dari 2016 hingga 2021, membuat 121 penampilan dan membantu klub mendapatkan promosi ke Liga Utama Inggris,

Klub itu mencuit: “Kami sangat sedih mengetahui bahwa Christian Atsu secara tragis kehilangan nyawanya dalam gempa bumi dahsyat di Turki.

Baca Juga :  Chritian Atsu Ditemukan Di Reruntuhan Bangunan Yang Terkena Gempa

“Pemain bertalenta dan pribadi yang spesial, dia akan selalu dikenang oleh para pemain, staf, dan suporter kami. Beristirahatlah dalam damai, Christian.”

Everton mengatakan di Twitter bahwa mereka “sangat sedih”, sementara Chelsea mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa klub “mengirimkan belasungkawa kami yang tulus kepada keluarga dan teman-teman Christian.”

“Jenazah Christian Atsu ditemukan di bawah reruntuhan,” kata Uzunmehmet kepada wartawan di provinsi Hatay, tempat sebuah gedung apartemen runtuh, menurut ESPN.

“Saat ini, lebih banyak barang masih dibawa keluar. Ponselnya juga ditemukan.”

Klub sepak bola profesional Hatayspor terletak di kota Antakya, di mana wilayah selatan Turki paling parah terkena gempa.

Christian Atsu bergabung dengan Hatayspor September lalu setelah bermain dengan klub Liga Premier Inggris Everton, Chelsea dan Newcastle United.

Menurut ESPN, manajer Hatayspor mengatakan Christian Atsu tetap bersama timnya setelah mencetak gol kemenangan dalam pertandingan Super Lig 5 Februari 2023.

Dia awalnya dijadwalkan untuk terbang keluar dari area tersebut beberapa jam sebelum gempa terjadi.

Akun Twitter resmi Liga Premier berbagi penghormatan pada hari Sabtu untuk menghormati kematian Christian Atsu, mengatakan mereka “sangat sedih” dengan kehilangan tersebut.

Christian Atsu membela negaranya sebanyak 65 kali, membantu Bintang Hitam mencapai final Piala Afrika 2015. Meskipun Ghana kalah dalam pertandingan itu dari Pantai Gading melalui adu penalti, Christian Atsu dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen tersebut.

Asosiasi Sepak Bola Ghana mengirimkan “belasungkawa terdalam” kepada istri dan anak-anak Christian Atsu.