Fakta Perjalanan Karir Neymar Bersama Timnas Brazil
Fakta Perjalanan Karir Neymar Bersama Timnas Brazil

Fakta Perjalanan Karir Neymar Bersama Timnas Brazil


Warning: Undefined array key "tie_hide_meta" in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Tepat 31 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 5 Februari, lahirlah Neymar da Silva Santos Jr atau yang lebih dikenal dengan nama Neymar sebagai pesepakbola. Lahir di Mogi das Cruzes, Brasil pada 5 Februari 1992, Neymar merupakan salah satu bintang samba Brasil.

kecelakaan mobil
The Daily Mail melaporkan bahwa Neymar mungkin tidak akan pernah dikenal dunia jika dia tidak selamat dari kecelakaan mobil ketika dia berusia empat bulan.

Saat itu, Neymar bersama orang tuanya hendak mengunjungi sanak saudara di luar kota tempat tinggalnya, Sao Paulo, Brasil. Namun, mobil yang dikendarai oleh sang ayah justru mengalami tragedi saat melaju di wilayah perbukitan dalam kondisi hujan deras.

“Sebuah mobil melaju ke arah kami, terlepas dari upaya saya untuk menghindari, tabrakan sudah tidak terhindarkan, Benturan tersebut membuat saya mengalami dislokasi pada tulang pinggul, saya merasakan sakit luar biasa usai tabrakan,” kata Neymar mengingat kejadian tersebut.

Ketika ditemukan beberapa waktu kemudian, Neymar mengalami luka parah di dahinya akibat terkena pecahan kaca dari mobil sang ayah. Hanya saja, luka tersebut tidak berdampak fatal bagi Neymar.

Kini Neymar dianggap sebagai pemain Wonderkid Brasil yang serba bisa. Ia sering diplot sebagai penyerang bahkan gelandang serang. Dalam kiprahnya di dunia sepakbola, pemain nomor punggung 10 ini telah menorehkan banyak prestasi hingga memecahkan rekor dunia.

Neymar bergabung dengan klub Santos pada tahun 2003, dan  melakukan debut pertama kali bersama Santos enam tahun kemudian saat berusia 17 tepatnya pada tanggal 7 Maret 2009 di mana Santos menang dengan skor 2-1 melawan Oeste. Tak heran bila sekarang klub-klub besar eropa mulai melirik pemuda berbakat ini. Permainan cepat, skill yang di atas rata rata serta akurasi dalam melakukan penyelesaian akhirnya membuat pemuda ini masuk dalam skuad timnas Brasil.

Setelah dari Santos, kiprah Neymar berkembang di Liga Eropa tepatnya di Barcelona. Dia akan dikenalkan di publik Camp Nou pada 3 Juni 2013. Kepastian Neymar yang bergabung dengan Barcelona pada musim depan memang membuat lega beberapa pihak.

Neymar resmi menjadi milik Barcelona dengan nilai transfer 28 juta euro (sekitar Rp 353 miliar). Pemain berusia 21 tahun itu dikontrak Blaugrana selama lima musim hingga Juni 2018. Sebelum dikenalkan sebagai pemain baru, Neymar akan menjalani serangkaian tes. Setelah dia menghadiri konferensi pers di Camp Nou sebelum proses pemotretan di lapangan stadion.

Bangga saat dipanggil pertama kali membela Timnas Brasil
Neymar mengaku bangga bisa dipanggil ke dalam skuad inti Tim Nasional Brasil pada Piala Dunia 2014 dan menjadi debut pertama Neymar di pesta sepakbola empat tahunan tersebut.

Neymar kala itu  berjanji untuk kembali mewujudkan trofi Piala Dunia yang pernah diraih Brasil sebanyak lima kali itu. Neymar sendiri sudah bergabung dengan Timnas Brasil di berbagai tingkatan usia, yaitu: U17, U20, dan U23.

Baca Juga :  Karnaval Kostum Satanic Di Brazil Yang Kini Jadi Perbincangan Publik

Neymar bisa tampil di bawah asuhan Luiz Felipe Scolari dalam skuad senior Timnas Brasil di Piala Dunia 2014 tentu menjadi kepuasan tersendiri bagi Neymar.

“Bermain di Piala Dunia suatu kebanggaan tersendiri bagi para pemain. Bermain di Piala Dunia adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan dalam hidup saya. Ini adalah kompetisi besar,” kata Neymar.

Dikutip dari Sportbible, pada Piala Dunia 2014 di mana mereka menjadi tuan rumah, Timnas Jerman membantai Brasil dengan skor 7-1 di babak semifinal. Empat tahun kemudian di Rusia, giliran Timnas Belgia yang menyingkirkan mereka di babak perempat final.

Epat tahun kemudian, upaya Timnas  Brasil menjadi juara Piala Dunia 2018 tidak tercapai usai kalah 1-2 dari Belgia di babak perempat final yang digelar di Kazan Arena.  Dalam laga itu Belgia menang lewat gol bunuh diri Fernandinho dan Kevin De Bruyne, sedangkan Brasil hanya bisa membalasnya melalui Renato Augusto.

Kemudian Piala Dunia 2022.Neymar mengungkapkan rasa khawatirnya setelah mengalami cedera pada laga perdana, ia mengaku takut tak bisa membela Timnas Brasil lagi di Piala Dunia.

Neymar sebelumnya absen pada dua laga Timnas Brasil setelah mengalami cedera engkel saat melawan Serbia di babak penyisihan Grup G. Namun, ia segera pulih dan kembali tampil di Qatar untuk memperkuat Brasil di babak 16 besar saat melawan Timnas Korea Selatan.

“Setelah saya cedera, saya menghabiskan malam yang sulit,” kata Neymar. “Saya memikirkan hal-hal buruk dan saya takut tak bisa bermain di Piala Dunia lagi.”

Neymar kemudian memutuskan untuk bangkit dan membangun motivasi dari banyaknya dukungan yang diberikan penggemar dan rekan-rekannya. Ia menegaskan cara terbaik untuk membalas dukungan tersebut ialah dengan bermain lagi bersama Brasil.

“Saya berterima kasih kepada Tuhan atas kekuatan yang diberikan untuk bisa kembali ke lapangan. Saya sangat senang bisa kembali. Saya senang bahwa saya bermain dengan baik,” kata mantan pemain Barcelona itu.

Pemain berusia 31 tahun itu pun senang ketika bisa membawa skuadnya meraih kemenangan tanpa cedera lagi. “Saya tidak merasakan sakit di kaki saya. Dan saya puas dengan penampilan dan aksi kami (Timnas Brasil),” ujarnya.

Meski demikian, ia meminta rekan-rekannya tidak berpuas diri. Pasalnya, perjalanan di Piala Dunia masih panjang.

“Kami harus berkembang sebagai sebuah tim. saya ingin melakukan semua yang saya bisa untuk membantu tim memenangkan turnamen ini. Itulah misi kami, itulah impian kami,” kata Neymar. Pemain bintang PSG saat ini.

Timnas Brasil berhasil menaklukan Korea Selatan di babak 16 besar. Brasil menyarangkan empat gol ke gawang Timnas Korea Selatan. Empat gol tersebut datang dari Vinicius Junior, Neymar, Richarlison, dan Lucas Paqueta yang terjadi di babak pertama. Namun pada akhirnya Timnas Brasil gagal mewujudkan mimpinya untuk meraih Piala Dunia yang digelar di Qatar itu.