Kabar Seto Nurdiyantoro Yang Bakal Mundur Usai PSS Sleman Telan 4 Kali Kekalahan


Warning: Undefined array key "tie_hide_meta" in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Setelah gol PSS dicetak Riki Dwi di babak pertama, Persikabo akhirnya bangkit dengan gol Dimas Drajad dan Yandi Sofyan di masa injury time.
Rentetan hasil buruk itu membuat pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mempertimbangkan mundur dari kursi kepelatihan.

“Ini tanggung jawab saya. Sebagai salah satu pertanggungjawaban saya, mungkin saya akan menyampaikan ke manajemen unztuk tidak terlibat dalam tim ini lagi,” kata Seto seusai laga, Minggu (26/2/2023).

Bersama Seto, musim ini Laskar Sembada baru merasakan 8 kemenangan, 4 seri, dan 15 kekalahan. Saat ini peringkat PSS juga anjlok di posisi 15 klasemen. Ini menjadi alarm bahaya untuk tim.

“Sebenarnya ini di luar ekspektasi saya, tapi ini pemain pilihan saya, tanggung jawab saya,” ujar Seto.

Kendati demikian pelatih berlisensi AFC Pro itu menyerahkan keputusan di tangan manajemen. Apalagi di musim ini PSS masih menyisakan enam laga.

“Tapi apa pun itu nanti biar manajemen yang memutuskan,” pungkas Seto.

Skuat PSS Sleman mengalami empat kekalahan beruntun di empat laga terakhir yang mereka lakoni.

Terkini, PSS Sleman ditaklukkan Persikabo 1973 dengan skor tipis 1-2 di kandang sendiri, Stadion Maguwoharjo Sleman pada Minggu (26/2/2023).

Sebelumnya, PSS Sleman juga menelan kekalahan secara beruntun atas Persebaya Surabaya, Dewa United dan Persis Solo.

Rentetan hasil minor itupun membuat posisi PSS Sleman di klasemen sementara Liga 1 2022/2023 kian mendekati zona merah.

Saat ini, PSS Sleman terperosok ke posisi 15 klasemen sementara Liga 1 2022/2023 dengan raihan 28 poin.

Menyikapi hal tersebut, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro pun angkat bicara.

Bahkan, secara terbuka Seto Nurdiyantoro menyebut dirinya pasrah dan siap untuk mundur dari kursi pelatih PSS Sleman.

“Sebagai tanggung jawab saya, di sisa laga yang masih banyak ini. Saya akan sampaikan ke manajemen. Saya akan sampaikan tidak terlibat dalam tim lagi. Tapi biar manajemen yang memutuskan itu nanti,” ujar Seto Nurdiyantoro dalam sesi jumpa pers seusai laga PSS Sleman kontra Persikabo 1973, Minggu (26/2/2023).

Baca Juga :  The Strokes 1975 Hadir, Simak Jadwal We The Fest 2023

Menurut Seto, langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai pelatih kepala PSS Sleman.

Ia pun mengatakan akan berkonsultasi dengan manajemen untuk mundur dari jabatannya di tim berjuluk Super Elja.

“Mohon maaf bagi suporter yang doakan, belum bisa dapat hasil maksimal, jalannya pertandingan di luar ekspektasi saya,” lanjut Seto.

Seto menambahkan jika para pemain saat ini masih memiliki beban berat sehingga belum bisa terlepas dari rentetan hasil buruk.

Kendati demikian, ia tak ingin menyalahkan pemain dan menegaskan jika hal itu adalah tanggung jawabnya sebagai pelatih.

“Pemain masih ada beban, banyak kesalahan individu, kurang cerdas. Tapi ini pemain pilihan saya, ini tanggung jawab saya. Situasi kondisi saat ini memang tidak baik bagi kami saat ini,” ungkap Seto.

Saat ini PSS Sleman masih memiliki sisa tujuh laga di BRI Liga 1 2022/2023.

Tim Super Elja masih memiliki kesempatan untuk mendulang poin agar terhindar dari zona merah.