Pemerintah Brazil Ambil Tindakan Usai Dilanda Bencana Setelah Merayakan Festival Yang Berbau Satanic


Warning: Undefined array key "tie_hide_meta" in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Warning: Trying to access array offset on value of type null in /home/u992852709/domains/kontermini.com/public_html/wp-content/themes/sahifa/framework/parts/meta-post.php on line 3

Karnaval merupakan acara besar yang menghadirkan sedikit kemeriahan dengan berbagai penampilan yang mampu menarik perhatian banyak orang.

Karnaval juga dapat diartikan sebagai acara pawai dimana pertunjukan dilakukan secara meriah dan meriah dengan suasana keceriaan.

Tidak hanya itu saja Bahkan acara karnaval atau pawai sendiri Memang bertujuan sebagai hiburan untuk masyarakat banyak dengan sentuhan yang unik ,menarik hingga dapat menghibur orang banyak.

Tepatnya pada akhir Februari seharusnya bisa menjadi sebuah momentum yang membahagiakan bagi negara Brazil.

saat itu, negara Brazil sedang mengadakan karnaval Brazil tahun 2023 yang bertajuk karnaval Rio de Janeiro tempatnya pada tahun 2023.

Adapun pelaksanaan karnaval tersebut dilaksanakan pada tanggal 17 Februari sampai dengan tanggal 25 Februari di tahun 2023.

akan tetapi , karnaval tersebut ternyata menuai kontroversi karena mengandung unsur-unsur Satanic .

Adapun Seiring berjalannya waktu tersebut, tepatnya pada tanggal 20 Februari, di sanalah negara Brazil dilanda musibah berupa banjir.

Tidak tanggung tanggung, bahwa banjir tersebut melanda brazil dengan intensitas yang cukup tinggi hingga berbagai musibah longsor yang menimpa negara tersebut.

Diketahui bahwa musibah banjir tersebut ternyata melanda pada wilayah Sao Paulo Brazil.

Dan berkenaan dengan hal itu semua, bencana tersebut ternyata menimbulkan banyak korban jiwa tepatnya pada wilayah Brazil Tenggara yang menewaskan sebanyak 57 orang.

Dan berkenaan dengan hal tersebut pihak berwenang dari pemerintah setempat akhirnya mengambil tindakan yaitu membatalkan sebuah acara karnaval tersebut.

Mencengangkannya, 24 jam usai Karnaval Satanic dihelat, Sao Paulo, negara bagian Brazil diterjang hujan lebat dan badai hebat yang menyebabkan longsor dan banjir bandang di wilayah pesisirnya.

Dunia maya pun ramai, mayoritas menghubungkan bencana besar yang melanda akibat Karnaval Satanic yang diadakan. Tuhan murka lantaran Brazil meledek-Nya.

Baca Juga :  AS Roma Vs Real Sociedad : Ilupi Menang Di Kandang

Melansir berbagai sumber, tanah longsor dan banjir bandang terbesar menghantam sebelah utara kota Sao Paulo di mana banyak orang menghabiskan akhir pekan liburan Prapaskah 2023 yang bertepatan dengan Rabu Abu. Puluhan orang dilaporkan meninggal pada 20 Februari 2023, sehari usai festival dan karnaval pemujaan Setan.

Dalam video yang beredar, tanah anjlok membawa mobil-mobil yang berada di atasnya. Puluhan pohon tumbang merobohkan rumah dan bangunan terdekat sampai genangan air berlumpur yang menghiasi pemandangan kota. Laporan seminggu lalu mencatat korban telah mencapai 57 orang.

Inilah beberapa tanggapan warganet Indonesia mengenai bencana instan yang menimpa usai Karnaval bertema Satanic tersebut. Meskipun ada kemungkinan semua ini hanya kebetulan belaka, mengingat seluruh dunia menghadapi dampak perubahan iklim dan sedang berada di tengah musim penghujan.

“Paket ekstra kilat ini mah, pesennya 19 Februari, nyampainya tanggal 20 Februari,” kata pengguna Tiktok @tri***goid

“Enjoy your carnaval Brazil,” ucap @itsme****01

“Langsung di ulti,” tambah @ryan****

Menarik peristiwa ke belakang, Brazil telah menerima suatu musibah atau sebuah tanda. Tanggal 10 Februari 2023, tepatnya Jumat sore, Patung Yesus di Rio de Janeiro Brazil terkena sambaran petir. Sambaran petir itu membuat Patung Christ the Redeemer menyala terang di ketinggian dilingkupi gelapnya malam.